Timeline #part 1


TIMELINE

Author: zhakiah
Lenght: chaptered
Cast:
Kim Zhe Na
Lee Jinki
Kang Minhyuk
Dll
aku mencintai seperti detik- detik jarum jam yang berlalu, karena setiap detik itu pula aku mencintaimu dan setiap detik detik jam yang berlalu itu pula aku membencimu
Selamat Membaca


**

Setiap manusia pasti pernah merasakan, bagaimana mencintai seseorang, menyayangi seseorang, bahkan membenci seseorang, tapi bagaimana rasanya jika kau mencintai sekaligus membenci orang yang sama? Perasaan yang manakah yang lebih dominan? Bencikah? Apa cinta? Tapi bagaimana orang yang kau benci dan kau cinta itu cinta pertamamu? Dia datang dan mengatakan cinta kepadamu sedangkan dia masih punya pacar, dan pacar cinta pertamamu adalah sahabatmu sendiri. Apakah kau masih menerima cintanya?

 
Zhe na, gadis cantik bertubuh mungil itu sedang nangis tersedu- sedu di dalam kamarnya, dia masih memakai seragam sekolahnya, gadis itu tidak sempat untuk mengganti pakaiannya, jangankan mengganti pakaiannya mandi saja gadis itu belum.

 
Flashback
Zhe na dan temannya yang bernama hye raa, sedang menikmati makan siangnya dikantin sekolah mereka, hye ra sekali- kali membalas sms yang masuk ke ponselnya

 
“ apa kau punya pacar baru?” tanya zhe na kepada sahabatnya yang dari tadi sibuk membalas sms, tanpa berbicara kepadanya, biasa mereka bercerita disela menikmati makan siang, tapi tidak dengan makan siang kali ini, sahabatnya sibuk dengan ponselnya dan mengabaikan zhe na

 
“ gaeure, aku baru mau menceritakannya padamu” ujar hye ra, sambil meletakkan ponselnya diatas meja “ apa kau tau aku pacaran dengan siapa sekarang? Tanya hye ra, zhe na menggelengkan kepalanya tidak tau siapa pacar barunya hye ra

 
“ aku pacaran dengan sunbae yang dekat denganmu?” jawab hye ra antusias,

 
“ nugu?” pikir zhe na, memikirkan salah satu sunbae yang dekatnya dan yang dikenal oleh hye ra, opsi? Andweee….ujar zhe na dalam hati

 
“ jinki sunbae, lee jinki sunbae” hye ra menyebut nama minhyuk dengan sangat cepat, tanpa hye ra sadari, wajah zhe na sudah berubah merah menahan air mata, dada gadis itu sesak

 
“ zhe na, wae? Kau tidak suka aku pacaran dengannya?” tanya hye ra

 
“ aa..ni, aku setuju, dan selamat” ucap zhe na, seraya menahan sesak didadanya yang membuat ia sukar untuk menghirup udara “ hye ra ~a, sepertinya badanku kurang sehat, aku pulang duluan” zhe na langsung meninggalkan hye ra yang masih memandang zhe na heran

 
“ yaa..jangan lupa makan obat” ujar hye raa

**

Dan disinilah zhe na sekarang, terbaring diatas kasurnya, sambil memeluk boneka teddy near yang sebesar badannya, sudah lelah menangis akhirnya zhe na tertidur, deringan ponsel zhe na membuat gadis itu terjaga dari tidurnya, diambilnya ponsel dari dalam tas, tertera nama jinki didepan layar itu, buru- buru zhe na mematikan ponselnya dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci mukanya.

 
Setelah selesai mandi zhe na membuka lektopnya dan mencari pendaftaran untuk masuk universitas, sebenarnya zhe na ingin masuk ke universitas yang sama dengan minhyuk, dan dia juga sudah punya biodata untuk masuk ke universitas itu, karena ceritanya sudah berbeda ia memutuskan untuk mencari universitas yang lain, supaya ia tidak dekat dengan jinki

 
Sebenarnya bukan salah jinki, namja itu tidak pernah mengungkapkan kalau namja itu suka sama zhe na, jangankan mengungkapkan ciri-ciri namja itu suka saja tidak ada, hanya zhe na tidak bisa melihat cinta pertamanya di universitas yang sama, dan melihat sahabatnya sendiri pacaran dengan cinta pertamanya, dan hye raa juga tidak tau jika zhe na menyukai jinki

 
Akhirnya zhe na memutuskan untuk masuk ke universitas farmasi, setelah mendaftarkan namanya diblog unversitas itu, zhe na buru- buru mematikan lektopnya, dan kembali ke kasur dia harus tidur cepat karena besok hari kelulusan anak kelas 3. Baru sebentar zhe na membaringkan tubuhnya diatas kasur, ponsel gadis itu kembali berbunyi, diraihnya dan terlihat dari orang yang sama, akhirnya zhe na memutuskan untuk menjawabnya

 
“ mmm…wae?”

 
“ kenapa kau lama sekali menjawabnya?” tutur namja itu, wajar saja dari tadi jinki mencemaskan zhe na, namja itu takut zhe na kenapa- kenapa

 
“ wae?” zhe na kembali bertanya

 
“ kenapa dengan suaramu? Kau habis nangis?” jinki bertambah khawatir mendengar suara zhe na, tidak seperti biasanya

 
“ aa..ani, aku hanya flu” bohong zhe na

 
“ flu, apa kau sudah makan obat?” tunggu disana aku akan ke rumahmu” ujar jinki

 
“ anni, jangan ke sini, aku masih punya eomma, dan berhentilah memperlakukanku seperti itu” jawab zhe na seraya mematikan ponselnya tanpa persetujuan dari jinki

 
Jinki yang sadar, bahwa zhe na mematikan ponselnya, heran dengan kelaku gadis itu, tidak seperti biasanya gadis itu mematikan ponsel seperti itu, mungkin dia hanya lelah dan ingin beristirahat pikir jinki, akhirnya namja itu memutuskan besok ke rumah zhe na, malam ni biar saja gadis itu istirahat, pikirnya

**

Suasana pagi ini sedikit mendung, seperti ikut merasakan apa yang zhe na rasakan, gadis itu sedang bersiap- siap di kamarnya, diolesnya sedikit pelembab ke wajahnya kemudian gadis pergi menemui orangtuanya yang sudah menunggu dimeja makan, sesampai disana gadis itu langsung duduk dan memakan roti selainya

 
“ apa kau tadi malam habis nangis? Tanya appa gadis itu melihat mata putri semata wayangnya sedikit bengkak

 
“ apa kelihatan?” tanya zhe na mengabaikan pertanyaan appanya “ aku tadi malam habis menonto melodrama, dan endingnya sangat menyedihkan” bohong zhe na, appanya hanya menggeleng- geleng kan kepalanya, putrinya memang seperti itu, jika sudah menonton melodarma pagi matanya akan bengkak

 
Disaat mereka sedang asyik menikmati sarapan, tiba- tiba jinki datang, dan langsung ikut bergabung dengan mereka, jinki sudah dekat dengan keluarga zhe na, bahkan jinki sudah diangap adeul oleh appanya zhe na, makanya jinki masuk dan keluar rumah tanpa permisi, zhe na yang melihat jinki datang ke rumahnya, buru- buru menghabiskan sarapannya

 
“ selesai, aku pergi dulu” ujar zhe na membuat orangtuanya yang sedang makan beralih kepadanya

 
“ bukannya jinki kesini, untuk menjemput mu?” tanya appa gadis itu

 
“ ne, aku kesini menjemput zhe na, aku takut dia kebasahan, bukankah cuaca sedang mendung?” ujar jinki seraya melihat ke arah zhe na yang masih beulm melihat ke arahnya, gadis itu masih berdiam diri disamping kursi yang ia duduk tadi, jinki langsung melangkah ke arah zhe na lalu menarik lengan gadis itu, membawanya masuk ke dalam mobilnya

 
Zhe na sempat bahagia diwaktu jinki, mengatakan menjemput dan mngkhwatirkannya karena cuaca mendung, karena dalam pikiran gadis itu jinki lebih memikirkannya dibandingkan sahabatnya yang berstatus sebagai pacar baru namja itu, tapi kebahagiaan itu hanya sebentar, hanya sampai didepan mobil jinki, jinki membuka pintu mobil belakang, karena di bangku depan sudah ada hye ra, melihat itu zhe na kembali merasakan sesak di dadanya.

 
“ masuk lah” ujar jinki, Gadis itu menuruti dan masuk ke dalam mobil jinki, setelah itu jinki buru- buru masuk ke dalam mobil “ karena kalian sudah saling kenal, jadi aku tidak susah- susah mengenalkan kalian, jadi aku hanya ingin mengatakan….”
Belum sempat jinki menyelesaikan perkataanya zhe na memotong perkataan jinki” arra, dia pacarmu” karena jika jinki yang mengatakan itu, membuat hati zhe na menjadi semakin sakit

 
Jinki mengangguk- nganggukkan kepalanya mengerti, buat apa dia susah-susah menjelaskannya, toh mereka sahabatan pasti tidak ada rahasia, setelah itu jinki langsung mengnjak pedal gasnya.

 
Selama perjalanan menuju sekolah, zhe na tidak mengeluarkan sepatah katapun hanya terdengar suara jinki dan hye ra yang dari tadi sering bersanda gurau, jinki yang melihat zhe na dari tadi hanya diam saja melirik ke arah zhe na

 
“ zhe na~ ya, wae?” jinki cemas dengan zhe na yang bersikap tidak seperti biasanya

 
“ “..”

 
Tidak ada jawaban dari zhe na, gadis itu hanya, mengernyit kedua bahunya acuh tak acuh, hye ra yang merasa ada yang aneh juga ikut bertanya

 
“ apa perut mu masih sakit? Tanya hye ra, teringat terakhir kali zhe na berbicara dengan pas waktu dikantin dan zhe na mengatakan bahwa dia sedang sakit perut, zhe na menganggukkan kepalanya, jinki menghembuskan nafasnya secara kasar, tadi waktu dia yang beratnya tidak ada respon dari zhe na, sekali hye ra yang bertanya, gadis itu langsung melirik ke arah sehabatnya dan menganggukkan kepala

 
“ apa dia beneran sakit perut?” tanya jinki kepada hye ra, yang hanya dijawab dengan anggukan ringan, dan akhirnya mereka sampai di sekolah, zhe na langsung ke luar dari mobil tanpa berpamitan terlebih dahulu dengan jinki, biasanya gadis itu akan melambaikan tangannya sampai namja itu hilang dari pandangannya

 
Jinki semakin heran dengan tingkah zhe na yang terlalu aneh baginya, “ apa kalian bertengkar?” jinki bertanya dengan kekasihnya

 
“ anni, wae?” hye raa kembali bertanya

 
“ anni, kalau kalian sudah pulang telepon saja oppa, oppa akan nunggu disekitar sini, kalian tidak lama kan?

 
“ ne…kami tidak lama, setelah selesai pengumuman kelulusan, aku akan menelpon oppa”

**

Zhe na terus berjalan tanpa memperhatikan siapa- siapa yang lewat, pikirannya masih kalang kabut, dan hatinya masih terlalu sakit, tanpa zhe na sadari ada seorang namja mengikutinya dari belakang,

 
“ yak….kau kenapa?” tanya namja yang bernama minhyuk sambil merangkul bahu zhe na “ kau seperti seseorang yang sedang putus cinta” tutur minhyuk yang berhasil membuat zhe na berhenti

 
“ bahkal melebihi orang yang sedang putus cinta” jawab zhe na

 
“ wah…wah….jika melebihi putus cinta, berarti mati laki?” tanya minhyuk

 
“ yak….berhenti lah menggangguku”

 
“ kenapa?, apa kau cemburu jinki hyung pacaran dengan hye ra?”

 
“ dari mana kau tau kalau jinki oppa, pacaran dengan hye ra?” zhe na penasaran, dari mana minhyuk mengetahui itu semua

 
“ tanpa kau kasih tau, aku juga tau, bukankah kau selama ini selalu memperhatikannya, tanpa memperhatikan aku yang selama ini ada disampingmu” ujar minhyuk yang berhasil mendapatkan jitakan dari zhe na

 
“ yak berhentilah mengatakan sesuatu yang tak masuk akal”

 
“ hais…kau tidak menganggapku serius” tutur minhyuk “ sudah lah, kaja kita lihat mading, mana tau nama- nama kita sudah keluar” ajak minhyuk

**

Annyeong yeorabun, author kembali dengan ff baru, eotthe? Agak berbelit-belit ya? cerita ini berdasarkan dari kisah nyata seseorang, yah Cuma ada yang dirombak- rombak sedikit, tapi inti kisah dengan cerita ini sama aja, jangan lupa komentarnya ya all, dan maaf kalau masih banyak typo dimana, maklumin saja and DON’T PLAGIAT PLEASE, walaupun saya tidak melihat tapi tuhan melihat, hahahahha

Iklan

Satu pemikiran pada “Timeline #part 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s